Monday, August 1, 2011

Warga Inggris Sering Langgar Syariah Dubai

Dubai – Belasan warga negara Inggris ditahan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) selama setahun terakhir ini karena berbagai pelanggaran terhadap hukum syariah.Berdasarkan penyelidikan Mirror, sejumlah pelanggaran dilakukan. Seperti berhubungan intim di luar pernikahan, membuat gerakan tangan yang dinilai kasar dan memakai bikini. Salah satu yang paling kontroversial adalah Lee Bradley Brown (39) dari Essex.
Ia meninggal April lalu, setelah ditahan karena dituding menyerang seorang pelayan hotel. Ada pula Dr Joseph Nunoo-Mensah (41), ditahan April lalu karena melakukan hal yang tak pantas di publik. Ia membuat gerakan tangan kasar kepada seorang supir taksi.

Seorang wanita ditahan Agustus lalu, karena mengenakan bikini di pusat perbelanjaan. Mereka adalah beberapa orang dari total 211 orang Inggris bermasalah yang dibantu Foreign and Commonwealth Office (FCO) di UEA, selama 12 bulan terakhir.
Beberapa pelanggaran lain yang dilakukan adalah konsumsi minuman beralkohol, pencucian uang, masuk paksa ke sebuah tempat terlarang, merusak properti dan pelanggaran mengemudi. Di Ibukota UEA, Abu Dhabi, ada kejahatan impor barang ilegal, mabuk di tempat umum dan lainnya.
Lebih dari sejuta warga Inggris setiap tahunnya berkunjung ke UEA. FCO mengingatkan, UEA adalah negara Islam berlandaskan hukum syariah. “Warga Inggris yang berkunjung diimbau menghormati tradisi, adat, hukum dan agama setiap saat.”

No comments:

Post a Comment